Renungan 29 Agustus 2012
Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 5:9 "Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia."
______________________________ ______
Semakin banyak yang Anda dapatkan, semakin banyak yang Anda inginkan.
Itulah hidup.
Seseorang pernah bertanya kepada miliarder Howard Hughes, "Berapa banyak uang yang dibutuhkan bagi seorang pria untuk menjadi bahagia?"
Katanya, "Sedikit lebih banyak lagi."
Pemikiran semacam itu membawa Anda masuk ke dalam utang.
Jika Anda menyukai harta, Anda tidak akan pernah bahagia.
Anda akan selalu ingin lebih.
Adalah mitos yang mengatakan bahwa memiliki lebih banyak harta akan membuat Anda lebih bahagia dan lebih banyak kesenangan.
Namun sesungguhnya rumah seharga $ 400.000 tidak akan membuat Anda dua kali lebih bahagia dibanding memiliki rumah seharga $ 200.000.
Ketidakpuasan adalah semata tentang perbandingan.
Alkitab mengatakan perbandingan adalah hal yang bodoh.
Perbandingan hanya akan menghancurkan Anda secara finansial.
Anda berjalan-jalan, menemukan mobil yang Anda mampu beli, dan lalu membelinya.
Tapi kemudian ketika melihat mobil tetangga Anda memiliki sesuatu yang ekstra di bagian atap mobilnya, maka Anda berutang untuk membeli mobil seperti itu semua karena perbandingan.
Penangkal dari perbandingan yang memicu utang ini adalah kepuasan.
Alkitab mengatakan, "Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: 'Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.'" (Ibrani 13:5)
Kepuasan berkata, "Terlepas dari keadaan yang ada di sekitarku, aku maju dengan kuasa Kristus di dalam hidupku, aku bisa mengatasinya."
Relasi Anda dengan Kristus akan senantiasa bahagia, terlepas dari apakah Anda kaya atau miskin, suka ataupun duka.
______________________________ ______
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 126-128; 1 Korintus 10:19-33
______________________________ ______
Kepuasan akan mengarah pada tujuan hidup yang lebih baik. Orang-orang yang puas lebih banyak menabung dan lebih jarang terlibat utang.
Direpost dari
AKU CINTA YESUS
TUHAN YESUS MEMBERKATI


Comments
Post a Comment